Hotline: (021) 5656013 - 0812 8777 9900
E-mail: sales@solarsuryaindonesia.com

Senin-Jumat: 10:00-17:00 Sabtu-Minggu/Libur: Offline


Find us:                                 

VRLA Baterai

20 November, 2012 • Posted by admin in Informasi, Komponen, Teknis • • Comments Off  
VRLA Battery

VRLA Battery

VRLA kepanjangan dari Valve Regulated Lead Acid yang memiliki sebutan lain SLA (Sealed Lead Acid), di Indonesia lebih dikenal dengan sebutan Aki/ Baterai Kering/ tertutup.

Baterai jenis ini bersifat tertutup (sealed), sehingga penguapan/ evaporasi yang dikeluarkan sangat kecil (rekombinasi) maka tidak memerlukan penambahan cairan electrolyte selama masa pemakaian baterai tersebut. Proses penguapan/ evaporasi pada baterai diatur oleh bagian yang disebut Valve (Katup).

Penggolongan Baterai VRLA berdasarkan teknologinya:

  1. Teknologi AGM (Absorptive Glass Mate)
    Cairan electrolyte terserap oleh lembaran separator fiber glass (serat kaca).
    Pada Depth of Discharge (DoD) 30% baterai cycle life mencapai 1.400 cycle.
  2. Teknologi GEL
    Cairan electrolyte berbentuk gel yang bersifat lebih solid dan kaku (fixed).
    Pada Depth of Discharge (DoD) 30% baterai cycle life mencapai 2.000 cycle.

Baterai VRLA menawarkan beberapa keunggulan dibandingkan dengan aki/batterai asam timbal (Aki basah & MF).

  • Baterai dapat dipasang dalam posisi apapun, karena katup hanya beroperasi pada kesalahan overpressure.
  • Bebas perawatan mengurangi inspeksi dan pemeliharaan.
  • Lebih Aman, karena sistem baterai ini dirancang untuk menjadi rekombinan dan menghilangkan emisi gas/uap pada overcharge, maka tidak ada uap yang dipancarkan selama operasi normal. (Uap dapat mengakibatkan korosi dan karat pada logam bila terjadi kebocoran/retak).

Penggolongan Baterai VRLA berdasarkan penggunaannya:

  1. Standby Use
    Baterai bekerja mengeluarkan arus pada waktu sumber listrik utama tidak bekerja.
    Contoh pengaplikasian : pada UPS system, lampu emergency, dsb.
  2. Cyclec Use
    Baterai bekerja mengeluarkan arus (discharging) kemudian dilanjutkan proses charging, dilanjutkan proses discharging dan charging kembali, dst. Proses 1X charging – 1X discharging disebut satu siklus.
    Contoh pengaplikasian : Baterai-baterai peralatan elektronika, kendaraan bertenaga baterai seperti forklift, golf mobile, dsb.

 

 
Head Office: Komp Ruko Green ville Blok A No.1-2
Jl. Tanjung Duren Barat I, Kepa Duri - Jakarta Barat 11510.
© SolarSuryaIndonesia 2012-2015, All rights reserved.